A. Membuat Grafik

Untuk membuat grafik, terdapat beberapa langkah yang harus dilakukan. Langkah-langkahnya, yaitu :

Ketik data pada lembar kerja baru.
Blok sel yang berisi data yang akan digunakan untuk membuat grafik.
Setelah sel diblok, pilih menu Insert – Chart atau dengan menekan tombol Chart Wizard yang terdapat pada toolbar Standard.
Selanjutnya, akan ditampilkan kotak dialog Chart Wizard – Step 1 of 4 – Chart type. Pada kotak dialog tersebut akan dilakukan pemilihan jenis atau tipe grafik yang akan digunakan.

Beberapa bagian yang terdapat pada kotak dialog Chart Wizard – Step 1 of 4 – Chart Type, yaitu :
– Chart type, memilih tipe tampilan grafik.
– Chart sub-type, memilih format tampilan grafik.
– Tombol Press and Hold to View Sample, melihat contoh tampilan grafik.

Pada contoh akan digunakan tipe grafik Column dengan Chart sub-type: Clustered Column.
Klik tombol Next setelah memilih tipe dan format grafik yang diinginkan. Selanjutnya, akan ditampilkan kotak dialog Chart Wizard – Step 1 of 4 – Chart Source Data. Pada kotak dialog tersebut akan dilakukan pengaturan sumber data yang akan digunakan dan pemilihan data series.

Beberapa bagian yang terdapat pada kotak dialog Chart Wizard – Step 1 of 4 – Chart Source Data, yaitu :
– Data range, menentukan range data. Kotak ini akan berisi sel-sel yang kamu blok sebelumnya. Untuk menggantinya, kamu dapat menekan tombol di sebelah kanan kotak Data range.- Series in, memilih data series yang akan digunakan. Pada bagian ini ditentukan cara pembacaan grafik.

Pada kotak dialog Chart Wizard – Step 1 of 4 – Chart Source Data juga terdapat tab Series yang dapat digunakan untuk mengatur pengambilan data series sesuai dengan kebutuhan.
Tekan tombol Next. Selanjutnya, akan ditampilkan kotak dialog Chart Wizard – Step 3 of 4 – Chart Options.

Pada Titles, terdapat beberapa bagian, yaitu sebagai berikut.- Chart title, membuat judul grafik.
– Category (X) axis, membuat judul pada sumbu X.
– Series (Y) axis, membuat judul pada sumbu Y.
– Value (Z) axis, membuat judul pada sumbu Z

Selain tab Titles, pada kotak dialog Chart Wizard – Step 3 of 4 – Chart Options juga terdapat beberapa tab lain, yaitu :
– Axes, mengatur tampilan judul pada sumbu X, Y, dan Z.
– Gridlines, mengatur tampilan grid pada sumbu X, Y, dan Z.
– Legend, mengatur tampilan legenda.
– Data Labels, mengatur tampilan label data pada grafik.
– Data Table, mengatur tampilan tabel data.

Setelah selesai melakukan pengaturan, tekan tombol Next.
Selanjutnya, akan ditampilkan kotak dialog Chart Wizard – Step 4 of 4 – Chart Location. Pada kotak dialog tersebut dapat dilakukan pemilihan lokasi penempatan grafik.

Beberapa bagian yang terdapat pada kotak dialog Chart Wizard – Step 4 of 4 – Chart Location, yaitu :
– As new sheet, menampilkan grafik pada lembar kerja yang terpisah dari lembar kerja yang berisi data.
– As object in, menampilkan grafik dalam lembar kerja yang sama dengan data.

Untuk menampilkan hasil grafik, tekan tombol Finish.

B. Memodifikasi Grafik

Selain menggunakan pilihan yang terdapat pada toolbar Chart, untuk memodifikasi grafik juga dapat dilakukan melalui menu Chart. Terdapat beberapa bagian pada menu Chart, seperti Chart Type, Source Data, Chart Options, Location, Add Data, Add Tredline, dan 3D View.

1. Memodifikasi Jenis Grafik

Untuk mengubah tampilan grafik yang telah dibuat, dapat dilakukan dengan menggunakan toolbar Chart. Selain itu, dapat dilakukan juga dengan menggunakan menu Chart dengan cara berikut.

Pilih grafik yang akan diubah dengan cara mengklik grafik tersebut.
Pilih menu Chart – Chart Type yang akan menampilkan kotak dialog Chart Type.
Ubah grafik dengan memilih pilihan yang diinginkan. Sebagai contoh, pilih Bar pada kolom Chart type. Selanjutnya, pilih Clustered bar with a 3-D visual effect pada kolom Chart sub-type.
Untuk melihat contoh tampilan grafik, tekan tombol Press and Hold to View Sample.
Setelah memilih jenis grafik yang diinginkan, tekan tombol OK.

2. Memodifikasi Sumber Data Grafik

Apabila grafik yang telah dibuat akan mengalami peribahan data, kamu dapat mengubahnya melalui menu Chart. Untuk mengubah sumber data dari grafik, dapat dilakukan dengan cara berikut.

Pilih grafik yang akan diubah dengan cara mengklik grafik tersebut.
Pilih menu Chart – Source Data yang akan menampilkan kotak dialog Source Data.
Tentukan data range yang akan digunakan dalam grafik dengan menekan tombol di sebelah kanan kotak Data Range.
Setelah semua pengaturan selesai dilakukan, selanjutnya tekan tombol OK untuk menggunakan modifikasi yang telah dilakukan.

3. Memodifikasi Chart Options

Pada fasilitas Chart Option terdapat beberapa pilihan yang dapat digunakan untuk mengatur grafik. Beberapa pilihan tersebut diantaranya untuk mengatur judul, sumbu, gridlines, keterangan, data label, dan tabel data.
Untuk membuka kotak dialog Chart Option, dapat dilakukan dengan cara berikut.

Pilih grafik yang akan diubah dengan cara mengklik grafik tersebut.
Pilih menu Chart – Chart Options, yang akan menampilkan kotak dialog Chart Options.
Pilih tab yang akan digunakan untuk melakukan perubahan.

– Titles, mengatur tampilan judul pada grafik.
– Axes, mengatur tampilan judul pada sumbu X, Y, dan Z.
– Gridlines, mengatur tampilan grid pada sumbu X, Y, dan Z.
– Legend, mengatur tampilan legenda.
– Data Labels, mengatur tampilan label data pada grafik.
– Data Table, mengatur tampilan tabel data.

Tekan tombol OK setelah selesai melakukan perubahan.

4. Memodifikasi Lokasi Grafik

Sebagai contoh, grafik yang sudah dibuat ditampilkan dalam lembar kerja yang sama dengan data. Selanjutnya, grafik tersebut akan dipindahkan ke lembar kerja yang terpisah dengan data. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan menu Chart dengan cara sebagai berikut.

Pilih grafik yang akan diubah dengan mengklik grafik tersebut.
Pilih menu Chart – Location yang akan menampilkan kotak dialog Location.
Tandai pilihan As object in dan pilih lokasi lembar kerja yang diinginkan.
Setelah selesai, tekan tombol OK.

5. Menambah Data pada Grafik

Pada saat bekerja, terkadang kamu menambahkan beberapa data baru pada tabel yang sudah dibuat grafik. Selanjutnya, setelah data ditambahkan, data tersebut akan ditampilkan juga sebagai bagian dari grafik yang sudah dibuat.
Untuk mengatasi masalah ini, kamu dapat melakukan langkah-langkah berikut.

Pilih grafik yang akan diubah dengan mengklik grafik tersebut.
Pilih menu Chart – Add Data yang akan menampilkan kotak dialog Add Data.
Tekan tombol OK setelah selesai.

6. Menambahkan Trendline pada Grafik

Trendline pada suatu grafik dapat digunakan untuk membantu melakukan analisis arah kecenderungan (trend) dari suatu kelompok data. Untuk menampilkan trendline, dapat dilakukan dengan cara berikut.

Pilih grafik yang akan diubah dengan mengklik grafik tersebut.
Pilih menu Chart – Add Trendline yang akan menampilkan kotak dialog Add Trendline.
Pada kotak dialog tersebut terdapat dua tab, yaitu tab Type dan Options. Pada tab Type dapat dipilih jenis trend yang dibutuhkan. Terdapat beberapa pilihan trend yang dapat dipilih, seperti linear, eksponensial, dan jenis trend lainnya. Pada tab Options dapat dilakukan pengaturan trendline.
Setelah selesai, tekan tombol OK.

7. Memodifikasi Tampilan 3D

Jika grafik yang digunakan adalah jenis tiga dimensi maka dapat dilakukan pengaturan tampilan tiga dimensi sesuai dengan keinginan. Jika grafik yang digunakan bukan jenis tiga dimensi maka sebelumnya harus diubah menjadi tipe tiga dimensi terlebih dahulu.
Sebagai contoh, grafik yang digunakan adalah jenis grafik dua dimensi. Oleh karena itu, harus diubah terlebih dahulu menjadi tipe grafik tampilan tiga dimensi. Untuk mengubah tampilan menjadi tiga dimensi dapat dilakukan dengan menggunakan menu Chart – Chart Type. Pilih Chart sub-type menjadi tipe tiga dimensi. Sebagai contoh, pada kolom Chart type dipilih Column dan pada kolom Chart sub-type dipilih Clustered bar with a 3-D visual effect.
Selanjutnya, untuk mengubah tampilan tiga dimensi dapat dilakukan menggunakan langkah-langkah berikut.

Pilih grafik yang akan diubah, dengan mengklik grafik tersebut.
Pilih menu Chart – 3-D View yang akan menampilkan kotak dialog 3-D.
Pada kotak dialog ini terdapat beberapa pilihan seperti berikut.

– Elevation, yaitu pengaturan tinggi sisi pandang grafik.
– Rotation, mengatur rotasi terhadap sumbu vertikal. Pada grafik tiga dimensi, sumbu vertikal adlah sumbu Z. Selain dengan cara memasukkan nilai pada kotak yang tersedia, untuk mengatur rotasi grafik juga dapat dilakukan dengan menekan tombol yang bergambar panah melengkung dibawah kotak gambar grafik.

Setelah selesai, tekan tombol OK.